Get To Freedom Information And Business :

HIKMAH & WIRID

Tuesday, March 5, 2013 | 1comments



PANGERAN SUKEMILUNG
rico_endo@yahoo.com
Assalamu’alaikum wr,wb santri KWA yang kami mulyakan…artikel ini terdiri dari dua bahasan mengenai Wirid dan Doa. Berisikan penjelasan mengenai serba-serbi yang patut diketahui mengenai wirid dan doa. Bagian ini adalah yang pertama dari dua bahasan tersebut. Semoga penjelasan yang kami nukil dari berbagai kitab ini dapat menambah wawasan kita dan membuka cakrawala berpikir yang lebih baik. Dengan itu dapat menjadi pondasi bagi seseorang yang menyukai hal-hal supranatural, bagaimana memilah suatu wirid dan berdoa. Sehingga hal itu dapat mengantarkan maksud dan tujuan sebagaimana mestinya. Selamat membaca…
1.Pengertian Wirid Dan Manfaat Merutinkannya.
Mungkin anda pernah mendengar istilah ini,Wiridan. Cobalah untuk bertamu ketempat teman atau saudara sesaat setelah waktu sholat, mungkin anda akan disambut pemilik rumah dengan ucapan “ tunggu sebentar, sedang wiridan.” Istilah ini begitu popular sekali bagi kaum muslimin, khususnya warga Nahdliyyin yang notabene aktivitas ibadahnya tidak pernah absen dari kegiatan yang satu ini.Anak-anak mudanya apalagi kalangan santri yang melihat diantara mereka ada yang mempunyai bacaan-bacaan yang panjang pasti akan mengeluarkan ucapan “ wah, wiridannya kenceng .”
Tapi apa sebenarnya bentuk dari aktivitas yang satu ini? “ Wiridan” (wird ; bahasa arab), adalah kata yang biasa diucapkan dan telah menyatu dalam bahasa masyarakat kita khususnya kalangan santri dipondok-pondok pesantren.Asal katanya “ warada “artinya hadir,datang,sampai ( Mukhtar-Ashshahah, Muhammad Abu Bakar Ar-Razi ).Kemudian secara terminalogi menjadi istilah untuk berzikir dan berdoa sesuai dengan `aurad` ( jamak dari kata wirid ) yang datang dari Nabi Saw, para sahabat, maupun para ulama “ waratsatul Anbiya /wali.”
Istilah lainnya adalah “ Istighatsah” artinya memohon pertolongan kepada Allah secara langsung pada saat terjepit.Kata “wirid” dalam Al-qur`an sebagai berikut :
1.QS.28 Al-Qashash :23
و لما ورد ما ء مدين و جد عليه ا مة من الناس يسقون
“ Dan tatkala ia sampai disumber air negeri madyan ia menjumpai disana sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya)
2.QS.12 Yusuf : 19
و جا ء ت سيا رة فا ر سلو ا وا رد هم فاداى دلوه
“ Kemudian datanglah kelompok orang-orang musafir ,lalu mereka menyuruh seorang pengambil air, maka dia menurunkan timbanya …”
3.QS.50 Qaaf : 16
ولقد خلقنا الانسن ونعلم ماتوسوس به نفسه,ونحن اقرب اليه من حبل الوريد
“ Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.”
4.QS.55 Ar-Rahman : 37
فاءذا انشقت السماء فكانت وردةكالدهان
“ Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti ( kilapan ) minyak”
Dengan demikian amalan wirid diharapkan menjadi pengantar kesegaran ruhani dan bagian erat keseharian kita dan masyarakat , untuk memperoleh keselamatan, kebahagiaan, keberuntungan, ketentraman, kedamaian, tercukupi segala kebutuhan dan terpenuhi keinginan yang dimaksud dalam berbagai aktivitas mencapai ridha Allah SWT.Bahkan Hujjatul islam imam Al Ghozali telah mengatur wirid-wirid tertentu dalam kitab Bidayatul Hidayah.Para syekhul islam banyak menyusun kitab-kitab wirid dikarenakan banyaknya keberkahan, keuntungan yang didapat dari aktivitas ini. Ayat-ayat Alqur’an yang menunjukkan kepada masalah tersebut antara lain firman-firman Allah Ta’ala :
واتل مااوحي اليك من كتاب ربك لامبدل لكلمته ولن تجد من دونه ملتحدا واصبر نفسك مع الذين يدعون ربهم با لغداة والعشي يريدون وجهه ولاتعد عيناك عنهم تريد زينة الحيات الدنيا ولاتطع من اغفلنا قلبه عن ذكرنا واتبع هواه وكان امره فرطا
“ Dan engkau bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari kitab Tuhanmu,tidak ada perobah yang dapat merobah Kalimat-kalimatNYA, dan engkau tidak akan menemukan selain dariNYA tempat bersandar dan sabarkanlah dirimu bersama orang-orang yang berdoa kepada Tuhannya dipagi dan petang demi mendambakan keridhaanNYA dan janganlah engkau memalingkan perhatianmu dari mereka karena menginginkan perhiasan duniawi dan janganlah engkau patuhi orang yang kami lupakan hatinya dari mengingat kami dan dia senantiasa mengikuti hawa nafsunya dan adapun tindakannya berlebih-lebihan.”
Pada dasarnya wirid berhubungan erat dengan kemaslahatan hidup. Dengan terus-menerus menjaga hubungan kita dengan sang Pencipta, kita akan berada terus dalam pengawasan-NYA. Aktivitas wirid adalah sarat dengan permohonan dan doa. Dalam Islam sangat ditekankan sekali agar seorang muslim selalu berdoa. Seorang yang mendapat ridho dan rahmat-NYA niscaya akan mendapatkan kebahagian dunia dan akhirat.
Kebahagian itu tidak mesti dengan berbentuk harta yang melimpah. Karena bisa saja berupa yang lain, seperti anak-anak yang cerdas, istri yang sholihah, disukai tetangga, hidup yang sehat jauh dari penyakit, pekerjaan lancar dan lain sebagainya.Tapi mesti diakui kita tidak bisa melepaskan dan mengingkari kemanusiaan kita yang memiliki nafsu, termasuk nafsu duniawi. Selama yang kita minta tidak bertentangan dengan agama, yang masih dalam jangkauan Ridho dan Rahmat Allah SWT, maka hal itu tidak menjadi masalah. Yang terpenting adalah Niat kita. Niat yang benar niscaya akan mendatangkan keberkahan.
Lalu wirid yang terbaik adalah membaca Alqur`an “ Barangsiapa ingin berdialoq dengan Allah, maka bacalah Alqur`an,” begitu sabda Rasulullah SAW. Dialoq dengan Allah adalah wirid yang paling indah. Setelah itu kalimat Thayyibah seperti La Ilaha Illallah. Allah menjaminkan surga bagi siapa pembaca kalimat itu. Lainnya adalah Istighfar, shalawat, tahmid, tasbih, Asma al-Husna, doa-doa ma`tsur dari Rasulullah. Selanjutnya kenapa kita tidak membiasakan aktivitas ini, setelah tahu manfaat yang bisa kita peroleh begitu nyata dan besar ?
2.Rahasia waktu, bilangan bacaan dan huruf.
Pada saat anda menerima ijazah wirid, pernahkah terpikir kenapa wirid harus dibaca dengan memperhatikan waktu-waktu tertentu ?ada yang mesti dibaca ba`da sholat fardhu, atau cukup dibaca ba`da maghrib dan shubuh saja, atau hanya satu kali dalam sehari semalam?Dan pernahkah anda memperhatikan untuk sebuah wirid mesti mempunyai hitungan tersendiri.Kenapa tidak kita baca saja saja sesuai dengan keinginan hati kita ?
Setiap kali Allah menciptakan sesuatu tentu ada maksud dan rahasia sendiri. Termasuk Waktu adalah salah satu rahasia yang tidak dipahami orang-orang awam. Hanya sedikit dari mereka yang bisa memahami ini. Yang sedikit itulah dari para Ulama-ulama Hikmah (baca:Waliyullah) yang dapat memahami asror dibalik penciptaan ini.Ketentuan waktu dibaca waktu shubuh, asar, maghrib dan isya memang berhubungan dengan rahasia dalam sholat.Allah SWT menciptakan jumlah rakaat yang berbeda, walaupun ada yang sama seperti zhuhur, asar dan isya yaitu empat rakaat. Maghrib tiga rakaat dan shubuh dua rakaat. Jelas kalau kita hubungkan dengan ilmu falaq sangat besar pengaruhnya.
Coba perhatikan, terkadang ijazah wirid sering sekali harus dibaca ba`da shubuh dan maghrib, karena kedua waktu itu mempunyai keistimewaan yang berbeda. Sekali lagi, setiap waktu memiliki kelebihan dan keistimewaan. Satu contoh, doa-doa Rasulullah SAW banyak yang terkait dan dibaca pada waktu shubuh dan malam hari. Diantaranya “ Allahumma inni asbahtu…”
Kalau kita bisa melihat, waktu-waktu mustajabah yang diberikan oleh Allah SWT itu justru pada waktu shubuh, plus nilai tambah pada saat pergantian waktu malam ke siang yang berkhasiat bagi kesehatan. Yaitu sejak matahari memancarkan sinarnya. Yang merupakan awal hari untuk beraktivitas. Dengan membekali diri untuk mendekatkan diri kita kepada Allah SWT dengan mengaplikasi bacaan-bacaan saat shalat shubuh agar menjadi bekal kita hingga sore harinya.
Pada saat pergantian hari itulah kita dihadapkan pada satu kelemahan. Terkadang disebabkan aktivitas dan lingkungan ikut terpengaruh kedalam tubuh, jasmani maupun rohani. Satu kelemahan yang sangat jelas, saat kita membutuhkan penjagaan Allah. Karena itu kita memerlukan bacaan-bacaan tertentu. Bacaan-bacaan yang berbeda tapi memiliki maksud dan tujuan yang sama.
Dan waktu malam adalah saat yang penuh dengan kelalaian. Disinilah seorang harus membekali diri dengan penjagaan Illahiyah. Sudah dimaklumi, saat seperti inilah penuh dengan biasg-bayang jerat dari iblis dan sekutu-sekutunya. Orang-orang yang iri dengan hak dan rezeki orang lain akan melancarkan serangan pada waktu malam. Berusaha menghancurkan mereka yang lalai dari perlindungan Allah SWT.
Berusaha melindungi diri dengan memohon penjagaan dari Allah SWT adalah yang terbaik. Tidak hanya untuk diri pribadi, tapi untuk keluarga dan semua yang dikasihi. Memohon penjagaan dan keberkahan dari Allah SWT untuk urusan dunia dan akhirat. Disinilah fungsi dan tujuan dari wirid tersebut. Perhatikan ayat berikut ini,
وهو الذى جعل الليل والنهار خلفة لمن اراد ان يذكر او اراد شكورا
“ Dan Dialah yang menjadikan siang dan malam silih berganti untuk siapa yang mengingat Allah atau ingin mensyukurinya “
Sebagian dari ulama mengatakan makna ‘ khilfatan ‘ pada ayat tersebut yaitu ‘ yang satu mengiringi yang lain.’ Dan hal itu adalah untuk agar apa yang tak sempat dikerjakan diwaktu siang masih dapat dikerjakan (diqhodo’i) pada malamnya, yaitu waktu-waktu untuk berzikir dan bersyukur. Juga dengan adanya pergantian siang dan malam maka akan dapat pula diketahui batasan-batasan waktu, selain beraneka ragam amal-amal ibadah dan amal-amal baik lainnya dapat dikerjakan sesuai dengan waktu-waktunya. Untuk masalah itu terdapat pemberitahuan dari Rasulullah SAW, yaitu sabda Beliau,” hamba-hamba yang paling disukai Allah adalah mereka yang senantiasa memperhatikan matahari dan bulan dan pertukaranya demi untuk berzikir pada Allah Ta’ala.”
Allah tidak pernah meminta bantuan kepada siapapun.Karena DIA Maha Besar dan Maha Agung.Tapi DIA menjadikan sesuatu ada pembantu/penjaganya.Termasuk ayat-ayat atau doa-doa yang diturunkan. Tugas dari penjaga (khodam) ayat atau doa tersebut adalah mendoakan agar sipembaca ayat atau doa itu dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Memang benar, setiap huruf Hijaiyyah memiliki kandungan asrar (rahasia) masing-masing. Yang mengetahui hal tersebut adalah orang yang ahli al-asrar atau ulama tertentu. Ulama-ulama yang memahami ilmu ini biasanya Ulama Ahli Hikmah. Tidak jarang mereka mengetahui makna dan penggunaannya, misalkan huruf Alif Lam Mim, Ha Mim, Alif Lam Ro, Yaa Siin, dan seterusnya.
Ulama-ulama Hikmah yang menemukan formula bacaan suatu wirid dapat mengetahui asror dari bacaan-bacaan tersebut. Dari merekalah kemudian dapat diketahui nilai plus dari suatu bacaan. Hasil penyelidikan metafisis itulah akhirnya kita bisa mengetahui, sebagai contoh kenapa surat At-Tholaq ayat 2-3 banyak digunakan untuk wirid penarik rezeqi ? atau kenapa jika ayat Qursy dibaca 3 kali dengan menahan nafas pada bagian tertentu berfungsi untuk meredam niat jahat seseorang ?
Tidak usah kita memperpanjang bagian ini. Cukuplah untuk kita mengambil manfaat dari apa yang mereka tinggalkan. Mengambil apa yang mereka ajarkan. Dan menerapkan dalam kehidupan.
3.Kedudukan wirid dalam Agama dan kaitannya dengan Ijazah.
Masih jelas sekali dalam benak saya,pertama kali menerima ijazah sang guru menjabat tangan saya dan berucap,” Ajaztuka “ spontan saya mesti menjawab “ Qobiltu !” yang berarti serah terima wirid dianggap sah.Tapi bagaimana dengan orang-orang yang tidak beruntung mempunyai guru atau yang mengambil wirid berdasarkan buku atau melalui sarana/media tertentu misalnya?Apakah bisa dan sah jika wiridnya diamalkan? Bagaimana keberkahan wirid yang seperti ini? Manjur atau tidak bermanfaat sama sekali?
Mengenai ini pernah dibahas Syaikhina Al-Mursyid Habib Lutfi bin Yahya, beliau mengatakan untuk mereka yang mengambil bacaan wirid tidak langsung dari seorang guru hendaknya sedapat mungkin bersikap bijaksana. Karena bacaan wirid yang termaktub dibuku memiliki ijazah yang bersifat `ammah (umum). Sebab sang Muallif memberikannya secara bersama-sama kepada semua umat tanpa melihat kondisi umat secara langsung.
Namun agar ijazah tersebut bisa mengantar kita dalam mencapai peningkatan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT, hendaknya mengikuti apa yang telah digariskan atau dicontohkan oleh Baginda Nabi SAW, sahabat, tabiin, tabiit-tabiin , yang itu tidak terdapat dalam penjabaran ijazah tersebut. Baik itu i`lan atau peringatan, maupun i`bar atau pemberitahuan dari para mualif tersebut. Sekalipun Ijazah tersebut sudah diberikan secara `ammah, tetap saja memerlukan seorang guru.
Selanjutnya beliau mengatakan, guru disini berfungsi sebagai penyambung lidah dalam bentuk ijazah `Ammah.Guru-guru atau Ulama tersebut adalah orang yang tahu persis dosis dan kemampuan orang yang menerima dan mengamalkan muamalah itu.Disinilah penting dan tingginya nilai seorang Guru, khususnya untuk menerapkan ijazah-ijazah yang `Ammah didalam kitab/buku tersebut.
Kalau sudah begini, berarti mengamalkan wirid yang didapat dari buku berarti sia-sia ? Jawabnya “ TIDAK !” karena ada atsar yang mengatakan,” Sesungguhnya Ilmu dan Hikmah itu adalah milik kaum muslim yang hilang, maka ambillah dimanapun dia berada.”
Selanjutnya Habib Lutfi mengatakan, “… Ambil dan teruskan bacaan-bacaan wirid tersebut sebagai satu bentuk nilai ibadah,…selanjutnya sesegera mungkin dimintakan ijazah kepada Ulama/guru yang memahami bidang tersebut…” Dalam dunia Wirid, Ijazah diperlukan dalam rangka menata hati supaya lebih mantap dan untuk mencapai pendekatan yang sempurna kepada Allah SWT.
Secara garis besar peran guru diperlukan dalam semua disiplin ilmu. Adanya seorang guru, permasalahan apapun dapat segera menemui jalan keluar.Berbeda dengan yang mencari jawaban sendiri, meskipun bisa dapat dipastikan tidak akan sempurna.
Perhatikan hadist berikut ini, Rasulullah bersabda :
“ Ilmu merupakan perbendaharaan. Kuncinya adalah bertanya, karena itu bertanyalah semoga Allah melimpahkan Rahmat kepada kalian.Sehubungan dengan masalah ilmu ini, ada empat kelompok orang yang memperoleh pahala, yaitu orang yang bertanya, orang yang mengajarkan, orang yang mendengarkan, dan orang yang mencintai ketiganya.” (HR.Abu Nuaim dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib KWH).
Bertanya adalah kunci untuk memahami rahasia ilmu dan menyingkap keghaiban didalam hati. Menurut Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad (Shohibur Rotib), ilmu itu seperti harta benda dirumah yang tidak dapat diambil kecuali dengan kunci. Begitupun ilmu para Ulama dan Arifin, tidak akan dapat dipelajari dan diambil manfaatnya, kecuali dengan mengajukan pertanyaan secara jujur dan dengan keinginan yang kuat serta adab yang baik. Dari penjelasan diatas dapat diketahui bahwa wirid menempati kedudukan yang penting dalam agama dan mempunyai kelebihan tersendiri.As-syaikh Al-Umari, pengarang kitab Bahrul Anwar mengatakan “ ketahuilah bahwa yang membuat jiwa dan hati manusia jernih dan murni, sumbernya ialah dia berada ditempat-tempat yang dekat disisi Allah dan tempat bersaksi kepada-NYA. Selain dari itu untuk seseorang bisa sampai ketempat itu dia harus menggunakan sebab-sebab yang dapat menyampaikannya kesitu, serta berjalan dengan mengikuti rambu petunjuk yang telah tersedia dijalan kearah tempat itu. Adapun sebab yang harus digunakan dan jalan yang harus dilalui dan rambu yang arahnya harus diikuti adalah mengerjakan wirid-wirid.”
Al-Imam Habib Abdurrahman bin Muhammad Asseqaf mengatakan “ Barangsiapa yang tak mempunyai amalan wirid disetiap harinya, maka tak ubahnya dia seperti seekor binatang kera.” Wirid merupakan sebab bersihnya hati. Membuat jiwa jernih dan suci. Yang dapat melepaskan kekotoran-kekotoran yang diakibatkan oleh syahwat yang tadinya menempel dan melekat padanya. Ibarat karat yang menempel pada besi.
Selanjutnya Syaikh Umari mengatakan bahwa Allah dengan HikmahNYA , dijadikan-NYA didalam semua bentuk peribadatan yang berlaku terdapat sesuatu untuk pengetuk dan pembuka pintu alam-alam ghaib. Maka barangsiapa melaksanakan semua amal ibadahnya dengan memenuhi semua syarat dan adabnya, maka alam ghaib tidak lagi tertutup bagi dirinya.Dengan sebab itulah wirid dapat mengangkat derajat seseorang. Seseorang yang menjaga wiridnya dari hari kehari sama artinya berada dalam penjagaan Allah SWT terus-menerus.
Mengenai memilih Wirid dan zikir, sebagian ulama mengatakan sudah seharusnya seseorang memilih untuk dirinya dan menentukan zikir-zikir yang sesuai dengan kemampuannya yang dirasakannya ringan bagi dirinya, karena itu akan membantu untuk merutinkan dan menekuninya, serta akan tetap terpelihara kestabilan semangatnya dan tidak mengalami kejenuhan sehingga dia akan dapat mencapai tujuannya dengan mudah. Ketahuilah bahwa Allah memberikan bantuan-NYA kepada seseorang hamba sebesar kadar niat orang itu sendiri.
Disinilah terjadi peran guru. Guru yang bijaksana akan mengetahui kapasitas batin si murid. Tidak mungkin murid yang punya sifat malas diberi amalan yang panjang dan lama. Begitu juga karakter seseorang akan menentukan jenis wirid yang cocok untuk dibaca. Guru yang sempurna ilmunya lahir dan batin, akan ‘membaca’ pribadi si murid semata-mata untuk kebaikan dirinya. Tidak jarang kita mendengar ada Ahli Wirid yang mengalami ‘ kegoncangan ‘ / gangguan kejiwaan karena berlebihan ‘ dosis ‘ wiridnya. Biasanya adalah bacaan-bacaan Hizib yang memang sangat riskan sekali diijazahkan secara ‘ammah ( umum ). Karena doa-doa yang mempunyai ‘ dosis ‘ besar tidak akan terbuka begitu saja asror / rahasianya sebelum si pengamal di uji terlebih dahulu. Sekali lagi ! jika kita mendapatkan sebuah bacaan wirid alangkah baik dibawakan kepada ahlinya. Setidaknya hal itu akan membuat kita lebih aman dan mantab dalam pengamalannya. Apalagi jika bacaan itu berbentuk Hizib, yang notabene memang termasuk amalan ‘ kelas berat@@@
Continue Reading

HIZIB JAILANI AL-BAGHDADIY

| 0 comments



SANTRI PINTER KUTHO MADIUN
rachmans.adiwijaya@yahoo.co.id
Apakah Hizib itu?
hizib adalah doa yang disusun para wali yang masih dikeramatkan.
Hizib yang mengandung fadhilah dan khasiat yang luar biasa ini adalah kumpulan ayat-ayat Alqur’an, dzikir dan doa yang dipilih dan disusun oleh ulama salafush shalih yang termasyhur sebagai waliyullah (Kekasih Allah), hanya saja yang membedakan setiap hizib antara lain asrar yang terkandung dalam setiap rangkaian ayat, doa, atau kutipan hadits, yang sesuai dengan karakter Wali sang penyusun.
Sementara, kandungan dalam hizib terdapat banyak sirr (rahasia) yang tidak mudah dipahami oleh orang awam, seperti kutipan ayat yang isinya terkadang seperti tidak terkait dengan rangkaian doa sebelumnya padahal yang terkait adalah asbabun nuzul-nya. Hizib juga biasanya mengandung lebih banyak ismul a’zham (asma Allah yang agung) yaitu nama Allah seperti yang terkandung diantara “KAf dan NUN”.
Dengan kata lain, hijib yang terbentuk bukan saja atas keinginan para wali saja namun yang diterima dari Rasululloh langsung dan diterima dari Ilham Allah SWT.
Oleh para Awliya hizib disusun dan dirancang ada yang untuk konsumsi umum sehingga semua orang boleh meng­amalkannya untuk memperkuat benteng diri dan sebagainya. Ada juga yang dirancang untuk kalangan tertentu yang dianggap memiliki kemampuan lebih dari yang lain.
Mengamalkan suatu hizib tidak terlepas dari cobaan atau ujian (ada efek negatif), biasanya cobaannya itu ada yang berbentuk kedigjayaan atau kesaktian berbukti (menonjol), kemarahannya berlebihan atau rezekinya seret dan sebagainya. Semua cobaan itu akan membuat kita sombong atau minder. Makanya ketika kita memulai mengamalkan hizib harus lebih ikhlas dan sepenuhnya berserah diri pada Allah agar kita mampu menghadapi semua cobaan yang datang.
Berikut ini saya menukilkan sebuah hizib yang disusun oleh Syekh Abdul Qadir jailani yang memiliki khasiat antara lain sebagai berikut:
1. Dikasihi dan dicintai makhluk
2. Diberikan ketentraman dalam rumah tangga
3. Disenangi dalam pergaulan
4. Mendapatkan kesaktian/kedigjayaan
5. Diberikan Allah rezeki yang berlimpah
6. Mendapat perlindungan harta bendanya
7. Mendapat kecukupan barokah, karomah, fadhal.
8. Senantiasa mendapat pertolongan dari Allah SWT.
“Hizbul jailani Baghdaadi” (Hizib jailani al-Baghdadiy)
Wasilah Hizib jailani:
1. Ilaa hadhratin nabiyyil mushthafaa muhammadin shallallaahu ‘alaihi wasallama, Al-faatihah…(baca surat al-fatihah 1x)..
2. Wa-ilaa hadhratisy syaikh Muhyiddiin abdil Qaadiril jailaanil baghdaadii, Al-faatihah…(baca surat al-fatihah 1x)…
3. Wa-ilaa ruuhi man ajaazanii, Al-fatihah…(baca surat alfatihah 1x)…
Hizib Jailani Al-Baghdadiy:
“BISMILLAAHHIRROHMAANIRROHIIM. RABBI INNI MAGHLUUBUN FANTASHIR WAJBUR QALBIL MUNKASIR WAJMA’ SYAMLIL MUNDATSIR INNAKA ANTARRAHMAANUL MUQTADIR IKFINII YA KAAFII WA ANAL ‘ABDUL MUFTAQIRU WAKAFAA BILLAAHI WALIYYAA WAKAFAA BILLAAHI NASHIIRAA. INNASY SYIRKA LAZHULMUN ‘AZHIIMUN WAMALLAHU YURIIDU ZHULMAN LIL’IBAADI FAQUTHI’A DAABIRAL QAUMIL LADZIINA ZHALAMUU WAL HAMDULILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN”
Artinya;
Ya Tuhanku, aku sudah kalah, maka berilah pertolongan
Maka jadikanlah kemuliaan dan kesempurnaan yg telah terselubung,
Sesungguhnya Engkau Yang Maha Pengasih dan Maha Menentukan
Cukupilah segala kebutuhanku dan aku adalah Hamba yg sangat membutuhkan uluran pertolonganMu
Dan cukuplah Allah sebagai yg diandalkan, dan cukuplah Allah sebagai penolong
Sungguh menduakan Allah adalah kejahatan yg besar, dan tiadalah menginginkan kejahatan dan kegelapan bagi hamba-hamba Nya
Maka terputuslah segala tipu daya dan usaha mereka yg berbuat kejahatan, dan segala puji bagi Tuhan sekalian alam
Caranya:
• Puasa 3 hari dimulai pada hari selasa, rabu dan kamis.
• Selama puasa hizib jailani dibaca sebanyak 70x Bakda Isyak
• Pada malam jum’at setelah buka puasa tidak boleh tidur semalaman.
• Sesudah tammat puasa, hizib diwirid setelah sholat maghrib dan isya dibaca sebanyak 7x
Ilmu ini juga dapat dijadikan sarana membangkitkan dan meningkatkan ilmu gerak bela diri bathin (gerak rasa) karomah syekh abdul qadir jailani
Caranya cukup mudah:
Setelah tammat puasa seperti diatas, maka lakukan pembangkitan silat batin (bela diri) dengan karomah syekh. lakukan berdiri membentuk kuda-kuda (buka kaki selebarnya) dan jinjitkan (naikkan tumit tanpa nyentuh tanah) kaki yang belakang (kaki kanan). kemudian satukan tapak tangan seperti sedang menyembah. tekan sekuatnya hingga bergetar. Getaran yang muncul jangan dilawan. maka dengan lihay dan mahir kita akan bergerak kesana kemari, meloncat kesana kemari melakukan gerakan permainan beladiri seperti layaknya pendekar beladiri yang tangguh. Beladiri yang muncul akan sesuai apa niat yang dinginkan, bahkan mampu melakukan gerakan dari seluruh aliran beladiri di dunia ini. Untuk menghentikannya cukup sebut dengan jelas maupun berbisik (dilafazkan) Sholawat nabi berulang ulang hingga getaran dan gerak stop :
Ini afirmasi yang dibaca ketika merapatkan kedua tapak tangan:
“BISMILLAHHIRROHMANIRROHIM, ASHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASHADU ANNA MUHAMMADDARROSULULLOH, Berkat aku menyampaikan kepada guru, guru menyampaikan kepada aulia syeh abdul qadir zailani, aulia menyampaikan kepada malaikat, malaikat menyampaikan kepada Allah, membangkitkan karomah syekh “bela diri…(sebutkan jenis beladiri yang diinginkan)..pada diriku, dengan berkat izin Allah-Allah-Allah (terus berzikir hingga bangkit gerak beladiri yang diminta).”
Melatih bela diri karomah syeh ini untuk pemula dilarang berfatner. Dan setelah bangkit beladiri syeh di diri kita harus patuh terhadap perintah agama dan menjauhi larangannya, dilarang melakukan kerusuhan/keributan di masyarakat, dilarang durhaka terhadap guru dan orang tua.
MENINGKATKAN KARISMA WIBAWA MEWIRID HIDZBUL AUTAD
Insya allah Hidzbul Autad memilki khasiat untuk :
1. Menghindarkan diri dari gangguan manusia, Jin dan Syetan
2. Untuk menambah kekuatan tangan dan bobot tangan
3. Membangkitkan Karisma dan Wibawa yang luar biasa
4. Cocok sekali di amalkan oleh seorang Pemimpin, karena semua bawahan akan patuh dan setia
5. Menambah kuat ibadah kepada allah SWT
Cara mengamalkannya sebagai berikut:
Puasanya selama 9 hari
Hari ke 1 hingga ke 3 puasanya biasa saja seperti bulan ramadhan
Hari ke 4 sampai ke 6 puasanya mutih
Hari ke 5 sampai ke 9 puasanya biasa saja seperti bulan ramadhan
Didalam puasa hidzbul Autad diwiridkan sebanyak 7x sesudah sholat 5 waktu dan setiap tengah malam diwiridkan sebanyak 313x
Setelah tamat puasa diwiridkan 3x sesudah sholat subuh dan maghrib
Inilah “hidzib autad” yang dimaksud:
Hidzbul Autad:
“BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. ALLAAHUL KAAFI WA QASHADTUL KAAFI WA WAJADTUL KAAFI FII KULLIL KAAFI KAFANIYYAL KAAFI WA NI’MAL KAAFI WALLAAHUL HAMDU FALLAAHUL HAFIIDHU ALLAAHU LATHIIFU QADIIMU AZA LIYYI HAYYUL QAYYUMU LAA YANAAMU
Continue Reading

AMALAN ASMAK KURUNG::selubung Nur Illahi

Saturday, March 2, 2013 | 4comments

KI KALACAKRA
ki_kalacakra@ovi.com
Assalamu’alaikum Wr.Wb. Dinamakan Asma’ Kurung krn menurut para Ahli Hikmah, barangsiapa yg mengamalkan dgn ikhlas dan istiqomah, maka dirinya akan “dikurung” atau dilindungi oleh selubung cahaya Illahiyah atau dsbt jg sbg Nur Illahi. Brkt ini tatacaranya:
a).Amalkan 4 ayat dibwh ini setiap usai sholat subuh & ashar:
“BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM.
>HASBUNALLAAH WA NI’MAL WAKIIL. 100X.
>LAA ILAAHA ILAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAADZ ZHOLIMIIN. 100X.
>FA’ASALLAAH AYYA’TIYA BIL FATHI AUU AMRIM MIN INDIHI FAYUSBIHU ALAA MA’ASARRU FII ANFUSIHIM NADIMIIN. 100X.
>WA UFAWWIDU AMRI ILALLAAH INNALLAAHA BASHIIRUM BIL ‘IBAD”. 100X.

b).Disamping itu anda hrs melkkn puasa disetiap hari kelahiran (puasa weton).
c).Amalkan dgn istiqomah.
Insya Allah dgn adanya selubung Nur Illahi trsbt, maka meskipun seluruh jin & manusia yg ada di muka bumi ini berkumpul semuanya utk mencelakakan pengamal ilmu ini pasti tdk akan bs melkknnya, mereka semua tdk akan bs mencelakai anda berkat amalan ilmu Asma’ Kurung trsbt. Wassalamu’alaikum Wr.Wb. @@@

ILMU HAWA AYAT KURSI

KI KALACAKRA
ki_kalacakra@ovi.com

Assalamu’alaikum Wr.Wb. Apabila anda, keluarga, atau teman anda yg dikhawatirkan akan terkena serangan santet, sihir, guna2 atau apapun serangan ilmu hitam lainnya, maka lkkn amalan Ilmu Hawa Ayat Kursi brkt ini agar dpt terhindar dr serangan gaib:
a).Siapkan 1 gelas air putih.
b).Lkkn sholat Hajat 2 roka’at pd tengah mlm.
c).Stlh salam, bacalah Ayat Kursi sebnyk 3x sambil tahan nafas.
Jika sanggup, baca sebnyk 3x dlm 1 tarikan nafas.
Namun jika tdk sanggup, cukup baca 1x 1 tarikan nafas diulangi sampai 3x.
d).Stlh itu lngsng ditiupkan dgn keras lwt mulut sambil menekankan di bagian perut, sambil ucapkan brkt ini dlm hati:
“JADILAH ENGKAU KEKUATAN BAGI TUBUHKU”.
e).Ulangi teknik trsbt beberapa kali sampai anda merasa sempurna, kemudian baca brkt ini:
“Bismillaahirrohmaanirrohiim.
HAWA AYAT KURSI BANGKITLAH DALAM BATANG TUBUHKU DAN BERUBAH MENJADI KEKUATANKU”.

f).Tiupkan 3x pd air trsbt dan lngsng diminum sampai habis.
Apabila anda sungguh2 dlm melkknnya, maka anda akan mendapatkan kekuatan dr apa yg dsbt dgn “HAWA AYAT KURSI”.
Dgn amalan ini, mata batin anda akan lbh peka dan semakin tajam.
Apabila ada jin atau kekuatan jahat yg berniat mengganggu, maka secara otomatis akan binasa krn pengaruh dr “HAWA AYAT KURSI” yg anda amalkan.
NB:-Jika anda melkkn amalan ini hingga 99x, maka tubuh anda akan dibentengi oleh kekuatan gaib yg sangat dahsyat.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb. @@@
Continue Reading

DZIKIR KEREJEKIAN :

| 0 comments



RasululahSAW memperhatikan, seorang sahabatnya selalu datang terlambat  saat melakukan sholat Subuh. Waktu ditanyakan kepadanya, dijawab bahwa sarungnya hanya ada satu dan di pakai bergantian dengan Isterinya. ( Sangat Miskin )
Karena kasihan, Rasulullah menyerahkan sepasang Kambing untuk modal awal dan sebuah dzikiran Mustajabah : " Subhanallah Wabihamdihi Subhanallahil Adzhim, Astaghfirullah ", yang harus di baca setelah waktu ( Sholat ) Fajar dan telah selesai dibaca sebelum adzan Subuh sebanyak 111 kali.
BUKA PINTU REJEKI - ANDAAlhamdulillah beberapa waktu kemudian, Kambingnya beranak pinak menjadi banyak sekali hingga kewalahan memeliharanya. Tentu saja penting berdzikir dengan penuh keikhlasan ke Allah, pasrah mengharap ridho-NYA. Dengan usaha dan kerja keras berkesinambungan serta berdoa dan berzikir, maka terbukalah jalan memperoleh keberhasilan jadi orang yang sukses. Karena Kita semua adalah sesungguhnya 'Calon Orang Sukses.'
Semoga penjelasan singkat ini mampu merubah diri Kita menjadi semakin dekat lagi kepada Allah, meningkat Iman Taqwa dan Ibadahnya, menjadi orang yang beriman serta taat dan patuh kepada segala perintah-NYA, menjauhi yang di larang-NYA, Amiin....

CARA CEPAT JADI KAYA BERLIMPAH REJEKI
Guna Mencapai Keberhasilan, Kesuksesan, Berlimpah Rejeki hingga Kaya Raya Sekalipun Dapat di peroleh kalau tahu bagaimana caranya.
Rasulullah SAW bersabda : " Berusahalah, kejar dunia seakan kau akan hidup seribu tahun, akan tetapi beribadahlah seakan kau akan mati esok."
Penjelasan :  Akan muncul 3 golongan di masyarakat, satu golongan akan berhasil sukses dan dua golongan lainnya tak berhasil.
1) Golongan pertama hanya mengandalkan rasionalitasnya mengejar dunia dengan melupakan beribadah, mengejar kekayaan dengan cara tak sesuai ajaran agama, sikut sana sini, menjegal, gontok2an, dll. Ini tak akan pernah berhasil sukses, akhir hidupnya menikmati kekayaannya di rumah sakit, sakit2an atau lumpuh tergeletak di pembaringan terkena stroke. Hartanya habis untuk berobat.
2) Golongan ke dua maunya hanya beribadah saja tapi melupakan untuk mencari nafkah bagi anak isterinya ( untuk Keluarganya ), sehingga Isterinya mati2an bekerja guna menghidupi anak2nya dan Anak Besarnya ( Suami ). Golongan ini juga tak akan pernah berhasil sukses.
BUKA PINTU REJEKI - ANDA3) Golongan ke tiga yang berhasil menyeimbangkan keduanya, bekerja keras mencari nafkah dan berdoa memohon rejeki ke Allah dengan selalu beribadah, sebagaimana Sabda Rasulullah SAW di atas. Ini golongan yang akan berhasil Sukses dalam kehidupannya di Dunia maupun Akhirat kelak. ( QS. 2 : 201 ).
CARA MENCAPAINYA :
Sesuai Al Qur' an, Rejeki Kita telah di jamin oleh Allah sebagaimana di jelaskan dalam berbagai ayat-NYA antara lain dalam Surat Ath Tholaq ayat 2 &3 , surat Adh Dhuha ayat 3, 4, 5, dll. Di pertegas lagi dalam surat Al Baqarah ayat 186 dan surat Al Mukmin ayat 60, setiap doa kepada Allah PASTI di kabulkan-NYA, syaratnya : Taat dan Patuh ke Allah serta menjadi orang yang Beriman.
Keterwujudan atau terkabulnya doa tergantung diri Kita sendiri, sejauh mana keyakinannya atas Kuasanya Allah, bila keyakinannya tinggi mendekati 100 %, maka kans terkabulnya doa juga besar, akan tetapi bila keyakinannya hanya, misalnya 10%, maka sedemikian juga (10%) prosentase terkabulnya doa.
*Bila seseorang kurang terang cahayanya , dengan datang ke Terapi NurSyifa' di terapi dan di aktifkan Ruh Allah yang ada dalam dirinya, serta di isi dengan Cahaya di atas Cahaya Allah Al Qur'an surat An Nuur ayat 35, maka Cahaya Allah akan memancar terang dari dalam diri orang itu, memberi kharisma yang indah gemilang dan petunjuk jalan yang lurus, membersihkannya dari sisi gelap sehingga jalan kehidupannya menjadi lebih baik dari sebelumnya, rejeki jadi lancar berlimpah karena berbagai hal yang menghalangi datangnya rejeki di buang & di lenyapkan.

MUNAJAT TAUBATAN NASUHA :
Rejeki terhambat / terhalang akibat Dosa2 Kesalahan yang telah kita perbuat setiap harinya, sehingga diri Kita berlumur dosa2, dan atau kurang Ibadahnya sehingga doa tak sampai karena jauh dari Allah, atau yang sangat mengerikan karena menyekutukan Allah.... Masya Allah, jangan sampai hal ini terjadi ke diri Kita karena ibadah Kita akan lenyap tidak diterima Allah !
Sering timbul ungkapan di antara mereka ; " Mencari yang Haram saja susah, apalagi yang Halal ", Subhanallah, mereka sudah jauh terperosok ke jurang yang dalam. Semoga mereka mau menyadarinya, bertobat dan kembali ke jalan Allah, dengan kembali beribadah dan jadi orang yang taqwa dan beriman. Insya Allah Hidup Bahagia Rejeki lancar berlimpah menjadi milik mereka, Amiin.... ( di terapi Terapi NurSyifa' akan sangat membantu ).
Cara Melebur Dosa2 Kesalahan :
Dzikiran Munajat Taubatan Nasuha (.mp3) ini di play ( di pasang ) berulang2 di resapi makna dan artinya,di hapalkan hingga menyatu dengan Diri Kita. Pada dzikiran ini sesungguhnya tersimpul Rahasia Harkat Kehidupan Manusia. Kehidupan yang bebas dari Dosa2, karena setiap berbuat dosa Kita bermunajat mohon Ampunan ke Allah, dan memohon agar di tambah Ilmu yang Manfaat, di terima Amalan-nya dan di karuniai Rejeki yang luas, serta agar di terima Taubat-nya. Akan lebih baik lagi jika mengerjakan Sholat sunnah Tobat, Taubatan Nasuha secara berkala.
Makna dan Arti dari Dzikir Taubatan Nasuha ini :
Ampuni ya Allah,  Tuhan  Pentadbir  Mahluk,
Ampuniya Allah dari segala Dosa & Kesalahan,
Ampuni ya Allah, Tuhan Pentadbir Mahluk,
Ampuniya Allah dari segala Dosa & Kesalahan,
YaTuhanku, tambahi bagiku ilmu yang bermanfaat,
Dan Taufiqkan aku dengan Amalan yang di terima,
Dan Kurniakan aku Rejeki yang luas,
Dan terimalah ke atas kami, Taubat yang Suci. ( 2x )
Kumandangkan Dzikiran ini setiap hari di rumah agar keluarga juga turut mendengarnya, dan jelaskan kepada mereka makna serta artinya, agar mereka dapat menikmati dan meresapinya juga, sekaligus memperoleh manfaat dan hikmahnya yang besar, Amiin.... Updated 06-08-2011.
Sesungguhnya Nikmat dan Karunia Allah itu Teramat Banyak :
Kalau saja Kita mau berfikir dan menyadarinya. ( QS. 2 : 269 ) Coba bayangkan dengan Fikiran yang Jernih dan hati yang tenang : 'kalau Kita haus' minuman tersedia bukan ? Air yang sejuk sebagai penawar rasa haus. Kalau Kita lapar, maka di lemari tersedia Mie instan atau bakso atau yang lainnya, tinggal di masak dan di makan. Kalau ingin bepergian tersedia kendaraan, kendaraan umum, Bus atau Kereta Api bahkan Pesawat Terbang.
Nah, bukankah hidup Kita bagaikan di Syurga ? ( level Dunia ). Coba bayangkan di Arab sana, air adalah barang yang langka. Apalagi makanan, mau bepergian harus berjalan kaki atau naik Unta mengarungi Padang Pasir yang panas, tanpa penunjuk jalan bisa salah arah dan tersesat. Kalau tersesat akan Fatal, apalagi persediaan air dan makanan terbatas !
Bukankah saat ini Kita memperoleh Karunia Allah yang luar biasa banyak, hidup sehat, dapat bergerak tidak lumpuh, dan kehidupan bagaikan di Surga, semua tersedia untuk Kita Nikmati. Mengapa Kita masih saja kurang bersyukur atas segala Nikmat yang telah Allah berikan untuk Kita. Rasanya masih kurang saja. Updated 07-08-2011.
Bilamana Kita mau mensyukurinya maka akan di tambah2 lagi Rejeki & Nikmat Kita oleh Allah, akan tetapi bila Kita Mengingkarinya, karena kurang bersyukur, tunggu saja, adzab-KU teramat pedih. ( QS. Ibrahim ayat 7 ).
Penjelasannya : Karena kurang bersyukur, maka Kita menganggap Diri Kita sebagai orang yang susah, dan banyak penderitaannya, kesulitan dan masalah menghadang, apalagi bila 'Besar Pasak dari Tiang', akibatnya terlilit hutang yang terus membesar hingga mencekik leher. Stress memuncak dan penyakitpun datang, kebutuhan menggunung tanpa ada jalan keluar hingga kehidupan bagai dalam Neraka. ( QS. Yunus : 107 )
Sebetulnya Fikiran dan perbuatan Kita sendiri yang menyebabkan semua penderitaan ini, kalau saja sejak awal Kita menyadarinya.... ( QS. 4 : 79 ) ( QS. 8 : 51 )
Akan tetapi tidak ada kata terlambat, Allah SWT berfirman: Aku ( Allah ) tidak akan mengubah nasib seseorang, terkecuali orang itu mau mengubahnya. Jadi pintu selalu terbuka untuk bertobat dan segera memperoleh Hidayah dan Karunia Allah yang menentramkan, mensejahterakan dan menyenangkan. ( QS. Adh Dhuha ayat 3, 4, 5 ). ( di terapi Terapi NurSyifa' akan sangat membantu ).
Tunggu apalagi ayo berubahlah menjadi baik, beribadahlah kepada Tuhanmu , maka akan terbukalah berbagai pintu2 kebaikan dan pintu rejeki dari arah yang tak di duga2 ( QS. Ath Tholaq ayat 2 & 3 ). Mari kita berusaha keras berupaya mencari karunia Allah di muka Bumi ini, di iringi dengan kekuatan Doa & ibadah agar bahagia selalu Dunia Akhirat. ( QS. 2 : 201 ). Updated 08-08-2011.
CARA MENGGUNAKAN KEKUATAN FIKIRAN :
Allah Sang Khalik Yang Menciptakan Manusia, melengkapi Diri Kita dengan organ2 canggih di antaranya Otak untuk berfikir dan guna mewujudkan berbagai keinginan Kita. Para Ilmuwan telah berusaha keras menyingkap rahasia Otak, akan tetapi baru sedikit yang berhasil terkuak.
Bilamana diri Kita terisi penuh dengan energi dzikiran, maka cukup dengan membayangkan saja apapun yang di inginkan maka akan ada jalan guna mewujudkannya menjadi kenyataan. (di terapi Terapi NurSyifa' akan sangat membantu).
Tentu saja yang di bayangkan tersebut harus rasional dan sesuai dengan kemampuan Kita. Jangan melamunkan fatamorgana, suatu khayalan yang tak mungkin terwujud. Boleh bercita2 yang hebat ibarat pepatah : "gantungkanlah cita2 mu setinggi langit" . Bila Kita ingin jadi orang yang sukses bayangkan Kita meniti jalan menuju kesuksesan, bagaimana caranya, rencananya, tahapannya hingga berhasil sukses, bayangkan terus secara terperinci, ( di terapi Terapi NurSyifa' akan sangat membantu ).
Dan Insya Allah, Ruh Allah yang ada dalam diri Kita akan mewujudkannya menjadi kenyataan bilamana Kita lakukan dengan penuh keyakinan akan keberhasilannya. Akan tetapi jangan sampai Fikiran kurang mantap sehingga bayangan pupus mencair dan lenyap begitu saja. Itu berarti kemauan untuk mewujudkannya kurang kuat, keinginan dan upaya untuk menjalaninya hingga menjadi kenyataan kurang keras, sehingga realitasnya terkatung2 di tengah jalan.
Mantapkan dan yakini akan berhasil sukses, maka akan berhasil sukses. Kunfayakun. Kalau ada deviasi itu biasa, maju terus pantang mundur, sekali Kita mengambil suatu keputusan, jalankan terus yang di rencanakan hingga berhasil. kalau perlu adakan koreksi bilamana di butuhkan. Yakini diri sebagai calon orang sukses dan saat ini sedang meniti karir, menempuh perjalanan menuju keberhasilan yang Hakiki dengan menyeimbangkan kerja keras dengan kekuatan Ibadah kepada Allah memohon Idzin dan Ridho-NYA. Updated 09-08-2011.
Cara Merubah Takdir yg Buruk menjadi Takdir yg Baik :
Firman Allah : " Jikalau Allah menimpakan bahaya ( adzab ) kepadamu maka tidak ada yang dapat menghalanginya selain DIA, dan jikalau Allah menghendaki kebaikan (rejeki) untuk mu maka tidak ada yang dapat menghalangi-NYA, kebaikan itu di berikan oleh-NYA kepada orang yang di kehendaki dari hamba-hamba-NYA. Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang ". ( QS. Yunus : 107 )
Tertimpa Adzab Allah karena berbagai hal antara lain : Karena kurang bersyukur ke Allah, banyak berbuat dosa2 lupa memohon Ampunan Allah, Menyekutukan Allah, berbuat dzolim, perilaku buruk, emosi / temperamen tinggi, kurang ibadahnya jauh dari Allah, suka berbohong kurang jujur, sering menipu, sering berbuat jahat apalagi kepada orangtua, jauh dari pengajian, sering berjinah selingkuh, sering minum minuman keras, suka memfitnah mencela orang lain, dan berbagai perbuatan buruk, tercela dan tak terpuji lainnya.
Agar Adzab Allah tidak menimpa Kita dan Kita memperoleh Rejeki serta berbagai kebaikan dari Allah, maka penting untuk berubah menjadi lebih baik, ( di terapi Terapi NurSyifa'' akan sangat membantu). Berfikir positif selalu dan menghindar dari berfikir negatif, mempelajari ilmu2 Allah, berubahlah dari orang biasa menjadi orang yang luar biasa, yaitu jadi orang baik, sholeh / sholeha dan selalu berdzikir serta dekat dengan Allah yang Menciptakan Kita.
Akhirnya tanpa Kita sadari berubahlah takdir yang buruk tadi menjadi takdir yang baik, yaitu suatu kehidupan yang menyenangkan dan berlimpah rejeki di jalan Allah, tenang tenteram damai terlindung selamat dunia akhirat, sehat sejahtera, kehidupan bagaikan di surga. Updated10-08-2011.
PETUAH DARI ALIM ULAMA :
Bergaullah dengan orang2 Sholeh agar Kamu menjadi orang yang Sholeh . Tirulah ibadahnya, caranya berdzikir, caranya mendekat kepada Allah, pemahaman akan kuasanya Allah yang akan mengabulkan segala doa yang Kita panjatkan, dan mewujudkan berbagai keinginan Kita, Cara mereka membuka pintu2 rejeki, pintu2 kebaikan, cara mereka memahami lebih dalam Al Quran hingga Kita menguasainya lahir dan bathin.
PETUAH DARI PARA INTELEKTUAL :
Bergaullah dengan para cendekiawan, para cerdik pandai orang2 sukses yang kaya raya agar Kau menjadi seperti mereka, Sukses dan Kaya Raya. Ikuti cara berfikirnya, cara bertindak dan mengambil keputusan, cara menggerakkan orang, berubahlah agar sepemahaman dengan mereka orang2 yang sukses jangan menjadi orang biasa. Karena kalau cara berfikirnya seperti orang biasa, maka rejekinya juga biasa2 saja.
PETUAH DARI TERAPI NURSYIFA' :
Ikuti petuah dari keduanya dan seimbangkan, niscaya kehidupan yang Sukses dan berbahagia di Dunia maupun di Akhirat menjadi milikmu.
Ada pepatah, bergaul dengan penjual ikan akan bau amis, sebaliknya bergaul dengan penjual minyak wangi akan harum baunya.
Penjelasan : Siapa yang suka bergaul dengan orang jahat atau yang buruk perilakunya, maka pasti akan tertular dengan sifat2 buruknya. Sebaliknya siapa yang suka bergaul dengan orang baik akhlak dan perilakunya maka akan menjadi orang yang baik akhlak maupun perilakunya. Apa pilihan Anda ? Mana yang Anda sukai ? Jadi orang yang buruk perilakunya atau jadi orang yang baik ? Kalau Anda seorang yang beriman, pasti memilih jadi orang yang baik. Insya Allah.... ( Buka Aura Pesona Nur Ilahi di Terapi NurSyifa' akan sangat membantu ) Updated 11-08-2011.
YAKIN AKAN KUASANYA ALLAH DAN PASRAH KEPADA ALLAH :
Sifat2 Allah yang 20 : "Wujud, qidam, baqa', Mukhalafatuhu lilkhawadits, Qiyamuhu binafsihi, Wahdaniat, Qudrat, Iradat, Ilmu2, Hayat,...." dan seterusnya...
Sifat Allah yang pertama adalah 'Wujud', berarti Allah adalah nyata walaupun tak terlihat.
 Dalam Asmaul Husnah, sifat2 Allah yang 99, Allah Maha Kuasa, Maha Kaya lagi Maha Pemberi Rejeki, kalau saja Kita menyadari dan meyakini akan Kuasa dan ke Maha Pemberi Rejeki-an Allah, maka apapun yang Kita inginkan bilamana Rasional, maka akan di wujudkan oleh Allah, sepanjang apa yang Kita inginkan tidak membahayakan diri Kita maupun orang lain.
Dengan memasrahkan diri Kita kepada Allah, maka Allah akan merawat, memelihara dan melindungi Kita dari mara bahaya, dan tentu saja akan memberi Kita rejeki yang berlimpah agar Kita hidup senang dan bahagia. Oleh karenanya penting unruk meyakini kuasanya Allah dan memasrahkan diri sepenuhnya pada Allah.
Allah SWT dalam ayat-NYA Berfirman : " Berdoalah kepada-KU ( Allah ) pasti AKU ( Allah ) kabulkan ". ( QS. Al- Mukmin : 60 )
Agar terkabulnya doa, syarat dan ketentuan berlaku sebagaimana tertuang dalam : 
" Bilamana hamba2-KU menanyakan kepada-Mu tentang AKU (Allah), sesungguhnya AKU dekat. AKU ( Allah ) memperkenankan permohonan seseorang bila ia memohon kepada-KU. Karena itu hendaklah ia mentaati segala perintah-KU dan beriman kepada-KU, semoga ia selalu dalam kebenaran."( QS. Al Baqarah : 186 )
Mudah Bukan ? Tinggal menjalankan petunjuk di atas. Updated12-08-2011.
Terapi NurSyifa' Menemukan Rahasia Kekuatan Energi Allah :

Terapi NurSyifa'sebagai Program Ciptaan Allah, mampu menyalurkan Energi SinarPenyembuh NurSyifa' yang datangnya dari Allah Yang Maha Menyembuhkan. Rahmat Cahaya Kesembuhan Allah ini sangat berharga, tak ternilai harganya, karena datangnya langsung dari Allah Sang Pencipta dan hanya dapat di peroleh manfaatnya yang tak ternilai harganya ini bila Kita datang ke Terapi NurSyifa' Jakarta.
TERAPI NURSYIFA' DIGALI BERDASARKAN AL QURAN DAN AS SUNNAHAda 6 ( enam ) ayat di Al Qur'an yang menjelaskan mengenai " Penyembuhan " ini, bahkan " Al Qur'an sendiri di sebut sebagai Penyembuh ". Seperti Kita ketahui, Kesehatan sangat berharga, tak ternilai harganya, siapa di dunia ini yang tak ingin sehat dan hidup bahagia.
* Untuk memperoleh hidup sehat dan bahagia, 6 ayat tersebut membahas secara lengkap metode, cara dan apa yang harus di lakukan agar memperoleh kehidupan yang sehat, berlimpah rejeki dan bahagia berdasar dan berlandaskan Al Qur'an dan As Sunnah.
Banyak orang yang tidak sabar dan mencari " Jalan Pintas " untuk memperolehnya dengan cara2 yang keluar jalur dan beresiko tinggi, bahkan menyimpang dari ajaran agama, yaitu dengan meminta cara kepada Dukun yang di bantu oleh Jin, sehingga menjadi kufur bahkan musyrik karenanya, atau dengan cara2 lain yang tidak di Ridho'i Allah.
* Pada hal telah sering Kita dengar bahwa meminta pertolongan kepada Jin itu hanya akan menambah dosa2 Kita terhadap Allah (QS. Al Jin : 6), dan ungkapan sebaik2nya Jin adalah sejahat2nya Manusia. Mengapa harus menggunakan jalan pintas yang keliru bilamana ada jalan yang baik dan sesuai dengan keyakinan agama Kita, secara Islamiyah.
Terapi NurSyifa' setelah mendalami Al Qur'an selama puluhan tahun, berhasil menemukan suatu Rahasia Besar Teknologi Canggih yang terkandung dalam Al Qur'an dan As Sunnah, yang selama ini menjadi rahasia para Wali2 Allah, dan selama belasan tahun terakhir di kembangkan secara teknologi modern sehingga mencapai format terbaik yang sesuai untuk Kita semua di abad millenium ini, rahasia kemukjizatan surat Al Fatihah.
Terapi NurSyifa' menemukan suatu Teknologi yang di luar jangkauan pemikiran Manusia biasa sehingga dapat di anggap sebagai " Alien Technology ", yaitu suatu paradigma baru rahasia kekuatan adi kodrati yang tersembunyi dalam diri setiap Manusia yang di berikan oleh Allah. Al Qur'an memaparkan secara lengkap kecanggihannya, dan dapat di pelajari oleh siapapun yang mau berfikir ( secara cerdas ) sebagaimana tertuang dalam surat Al Baqaroh ayat 269.
Teknologi Fikiran Quantum atau Kekuatan Fikiran yang luar biasa dahsyat dan canggih ini, bagaimana cara kerja kekuatan ini dan cara membangkitkan, mengendalikan energi2 serta berbagai kemampuan dalam diri Kita, cara untuk memancarkan berbagai gelombang energi berupa apapun yang Kita inginkan, rahasia dari surat Adz Dzariyat.
Rahasia agar dengan cepat memperoleh keberhasilan, BUKA PINTU REJEKI - ANDAkesuksesan dan rejeki yang berlimpah di jalan Allah, agar dapat terbebas dari stress, depresi dan ketegangan, rahasia agar dapat merasakan Kekuatan dan ke Maha Kuasaan Allah ada dalam diri Kita untuk terkabulnya segala do'a yang Kita panjatkan, Teknik yang efektif cara berkonsentrasi serta bermeditasi untuk menghimpun kekuatan, meningkatkan kinerja otak dan tubuh Kita agar lebih cerdas, berfikiran jernih dan lebih sehat, kuat, rahasia konsep Wihdatus Syuhud yang telah terkenal kehebatannya sejak berabad2 yang lalu. Hanya pada Terapi NurSyifa' telah di buktikan nyata manfaatnya yang besar.
Berbagai rahasia agar kehidupan menjadi lebih mudah dan menyenangkan, cara cepat untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan dan Ibadah kepada Allah, metode agar dapat menemukan keindahan dan hikmah beribadah, dan merasakannya sebagai kebutuhan hidup, bukan merupakan suatu keterpaksaan dan kewajiban.
Metode mutahir untuk melebur dosa2, membersihan diri Kita dari Fikiran negatif, sifat2 negatif, dari energi negatif dan dari berbagai ilmu2 tak bermanfaat, cara mengisi diri Kita dengan sifat2 dan akhlaq yang baik, rahasia Asmaul Idzhom.
* Semua itu nyata dapat di peroleh bila di aliri dengan energi Sinar Penyembuh NurSyifa' yang datangnya dari Allah, yang memberi energi positif penuh manfaat, yang sangat berharga dan tak ternilai harganya, hanya bisa di dapatkan dengan menjalani Terapi NurSyifa' secara rutin berkelanjutan 

Berabad2 yang lalu Rasulullah SAW di bedah oleh Malaikat Jibril dan di buang sisi gelapnya, berupa darah kotor di dalam dadanya, hingga Menjadi Al Amin, orang yang baik, jujur dan terpercaya.
Kejadian ini menginspirasi Bapak HM Bambang Irawan S. menciptakan Program Kerejekian, yaitu guna membuang sisi gelap, fikiran, sifat, perilaku negatif, juga dari berbagai hal yang menghalangi doa dan rejeki masuk, serta mengisi 'para peserta program Pra Kerejekian' dengan ' 5 ( lima ) Hikmah Kemukjizatan surat Al Fatihah ' yaitu :
1) Hikmah Kerejekian, melancarkan datangnya Rejeki yang Halal berlimpah,
2) Hikmah Kesehatan, memberi kesehatan yang prima, sehat berenergi, berstamina, bervitalitas tinggi, menyembuhkan bilamana sakit,
3) Hikmah kehidupan yang lebih baik, tenang tenteram menyenangkan,
4) Terlindung selamat dari berbagai mara bahaya dan dari berbagai hal yang tidak diinginkan,
5) Meningkat iman, taqwa dan ibadahnya kepada Tuhan YME.
Program ini di maksudkan guna menyambut bulan Ramadhan ( puasa ), agar para peserta yang datang ke Terapi NurSyifa' dan mengikuti program ini, dapat melaksanakan Ibadah Puasa dengan baik dan meningkat iman taqwa serta ibadahnya, serta dapat merayakan hari lebaran ( Idul Fitri ) dengan penuh suka cita karena memperoleh Rejeki Allah yang lancar berlimpah.
Para peserta akan diberi pemahaman baru ( pencerahan ) mengenai sebab2 datangnya rejeki, dan apa saja yang menghalangi rejeki masuk serta metode atau cara untuk melenyapkan berbagai kendala yang menyebabkan rejeki kurang atau tidak lancar, hingga memahami sepenuhnya cara agar rejeki masuk lancar dan berlimpah. Semua di jelaskan secara lengkap dan terperinci hingga setiap peserta mengerti dan paham.
Kemudian di lakukan pembersihan unsur2 hewani yang menganggu, yang secara luar biasa melenyapkan, meminimalkan sisi gelap, fikiran, sifat, perilaku negatif, berbagai hal yang menghalangi doa dan rejeki masuk dari para peserta pra kerejekian, mengisi dengan akhlaqul karimah dan Asmaul Husnah, memaksimalkan sifat baik, agung, terpuji dan terhormat dalam diri peserta.

sumber doc: http://pengobatan.com/cara_cepat_jadi_kaya/cara_cepat_jadi_kaya.html 

Continue Reading

Keutamaan Dzikir Dalam Hati

Friday, March 1, 2013 | 0 comments


Dzikir terbagi ke dalam dua macam: Dziikir hati dan dzikir lisan. Masing-masing keduanya mempunyai pijakan dalil dari Al-Quran dan Sunnah. Berdzikir dengan lisan bisa dilakukan dengan melafalkan huruf perhuruf secara lantang (bersuara). Karenanya,d zikir jenis ini tidak mudah untuk dipraktekkan dalam setiap saat. Sebab pada saat melakukan jual beli di pasar dan yang sejenisnya sama sekali akan mengganggu seorang yang sedang berdzikir. Dengan demikian, otomatis lisannya akan berhenti berdzikir.

Berbeda halnya dengan dzikir hati, yaitu berdzikir dengan mengkonsentrasikan diri pada suatu makna (di dalam hati) yang tidak tersusun dari rangkaian huruf dan suara. Karenanya, seorang yang sedang berdzikir jenis ini tidak akan terganggu oleh apa pun juga.


Berdzikirlah mengingat Allah dengan hatimu tanpa bersuara
Tanpa diketahui oleh orang lain dan tanpa ada lafal dan ucapan yang dikeluarkan
Dzkir jenis ini adalah cara berdzikir yang paling utama
Jenis dzikir ini banyak diamalkan oleh para tokoh

Oleh karena itulah, para pembesar Tarekat Naqsyabandiyyah lebih memilih dzikir hati. Juga karena hati merrupakan tempat pengawasan Allah, tempat bersemayamnya iman, tempat bersumbernya rahasia, dan tempat bertenggernya cahaya. Hati yang baik akan mengakibatkan jasad seluruhnya menjadi baik. Begitu juga hati yang buruk akan berdampak menjadikan jasad menjadi buruk. Ini seperti yang telah dipaparkan oleh Rasulullah Saw..

Karenanya, seorang hamba tidak dikatakan mukmin, jika hatinya tidak terpaut pada apa yang harus diimaninya. Begitu pula ibadah yang menjadi tujuan tidak akan sah jika tidak menyertainya dengan niat (di dalam hatinya). Para imam sepakat bahwa semua pekerjaan yang dilakukan oleh anggota tubuh tidak akan diterima kecuali dengan peranan hati. Hati sendiri dapat berperan (mampu berjalan sendiri) tanpa dituntun oleh anggota tubuh lainnya. Jika hati sudah tidak berperan lagi, maka keimanan seseorang tidak akan diterima. Ini disebabkan karena iman merupakan sikap pembenaran apa yang diimani oleh hatinya dengan tulus.

Allah Swt. berfirman, Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka (QS Al-Mujâdilah [58]: 22).
Dan firman-Nya, Mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa (QS Al-Hujurât [49]: 3).
Firman-Nya pula, Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu (QS Al-A‘râf [7]: 20).

Yakni, berdzikir di dalam hatimu. Ini berdasarkan firman Allah, Dan mereka mengatakan pada diri mereka sendiri, “Mengapa Allah tiada menyiksa kita disebabkan apa yang kita katakan itu?” (QS Al-Mujâdilah [58]: 8). Allah Swt. berfirman pula, Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut (QS Al-A‘râf [7]: 55).

Dari ‘Âisyah r.a., beliau berkata bahwa Nabi Saw. pernah bersabda, “Zikir (dengan tak bersuara) lebih unggul daripada dzikir (dengan bersuara) selisih tujuh puluh kali lipat. Jika tiba saatnya hari kiamat, maka Allah akan mengembalikan semua perhitungan amal makhluk-makhluk-Nya sesuai amalnya. Para malaikat pencatat amal datang dengan membawa tulisan-tulisan mereka. Allah berkata pada mereka, ‘Lihatlah apakah ada amalan yang masih tersisa pada hamba-Ku ini?’ Para malaikat itu menjawab, ‘Kami tidak meninggalkan sedikit pun amalan yang kami ketahui kecuali kami mencatat dan menulisnya.’ Allah lalu berkata lagi (pada hamba-Nya itu), ‘Kamu mempunyuai amal kebaikan yang hanya Aku yang mengetahuinya. Aku akan membalas amal kebaikanmu itu. Kebaikanmu itu berupa zikir dengan sembunyi (tak bersuara).” (HR Al-Baihaqî).

Dalam beberapa kitab yang memuat kompilasi hadis sahih, Nabi Saw bersabda, “Allah Swt berfirman, ‘Aku ini (bertindak) sesuai dengan prasangka hamba-Ku pada-Ku. Aku selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku. Apabila ia mengingat-Ku di dalam hatinya, maka Aku pun menyebutnya sendiri. Jika dia mengingat-Ku di tengah-tengah orang banyak, maka Aku akan menyebutnya di tengah-tengah orang banyak yang lebih mulia daripada orang banyak saat ia mengingat-Ku.” (HR Al-Bukhârî dan ahli hadis lainnya).

Abû ‘Awânah dan Ibnu Hibbân meriwayatkan dalam masing-masing kitab kumpulan hadis sahih mereka, juga Al-Baihaqî sebuah hadis berikut, “Sebaik-baik zikir adalah zikir dengan samar (khafî) dan sebaik-baik rezeki adalah rezeki yang mencukupi.” Nabi Saw. juga bersabda, “Zikir yang tidak terdengar oleh malaikat pencacat amal (maksudnya zikir khafî) mengungguli atas zikir yang dapat didengar oleh mereka (zikir jahrî) sebanyak tujuh puluh kali lipat.” (HR al-Baihaqi). Menurut ulama yang mentakhrij hadis tersebut, hadis itu dinilai sebagai hadis hasan li ghairihi. Hadis-hadis lainnya yang berbicara tentang keutamaan zikir khafî masih banyak sekali.

Sebagian orang yang telah mencapai tahapan makrifat mengatakan, “Berzikir dengan hati adalah pedangnya orang-orang yang meniti jalan ruhani. Dengan zikir itu, mereka bisa membunuh habis musuh-musuh mereka dan menjadi tameng dari bahaya-bahya yang merongrong mereka. Karena bahaya (musibah) yang datang pada seorang hamba lalu hatinya kaget terperanjat dan langsung mengingat Allah, maka itu akan mencegahnya dari segala sesuatu yang tidak diinginkannya.” Orang-orang yang telah makrifat ini juga berkata, “Siapa saja yang diinginkan baik oleh Allah, maka akan dibukakan penutup hatinya dan ditanamkan keyakinan di dalamnya.”

Syaikh Abû Sa‘îd Al-Kharrâz berkata, “Jika Allah ingin menjadikan seorang hamba sebagai kekasih-Nya, maka Dia akan membukakan pintu mengingat-Nya. Jika hamba tersebut sudah merasa kelezatan dalam mengingat-Nya, maka Dia akan membukakan pintu keakrakaban-Nya lalu diangkatlah hamba itu ke tempat yang serba nikmat dan senang gembira. Setelah itu, Dia akan mendudukkan hamba tersebut di atas kursi tauhid. Kemudian disingkapkan tirai yang menutupi-Nya. Hamba itu lalu dimasukkan ke suatu ruangan khusus tersendiri. Di sanalah, ia akan bisa melihat kebesaran dan keagungan-Nya. Ketika pandangannya tertuju pada kebesaran dan keagungan-Nya, maka dia sudah tidak merasa lagi sebagai makhluk. Karena saat itu ia telah menjadi masa yang fana. Lalu dia pun selalu berada dalam lindungan-Nya dan merasa terbebas dari berbagai pengakuan-pengakuan dirinya.”

Khâlid bin Ma‘dan berkata, “Seorang hamba pasti mempunyai dua mata di mukanya yang digunakan untuk melihat fenomena dunia. Selain itu, ia juga memiliki dua mata lagi yang terletak di dalam hatinya yang digunakan untuk melihat fenomena akhirat. Ketika Allah menginginkan hamba tersebut menjadi orang yang baik, maka Dia akan membukakan kedua mata hamba itu yang ada di dalam hatinya. Dengan demikian, kedua mata hatinya itu mampu melihat rahasia-rahasia kegaiban yang dijanjikan Allah. Lalu ketika Allah menginginkan hamba-Nya pada hal yang sebaliknya (bukan kebaikan), maka Allah tidak memperdulikan apa yang ada di dalam hatinya.”

Ahmad bin Hadhrawaih juga berkata, “Hati adalah wadah. Jika wadah itu penuh dengan kebajikan, maka cahaya-cahaya kebajikan (yang ada di dalamnya) akan keluar menyinari anggota-anggota tubuhnya. Jika wadah itu penuh dengan kebatilan, maka kegelapan yang ada di dalamnya akan bertambah ketika sampai pada anggota tubuhnya.”

Dzu Al-Nûn Al-Misrî berkata, “Satu jam dengan hati yang baik lebih utama daripada ibadah seluruh manusia dan jin. Jika malaikat saja tidak masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat gambar atau patung, maka bagaimana para pembawa kebajikan itu mau masuk pada seseorang yang di dalam hatinya dipenuhi dengan sesuatu selain Allah?!” Seorang agung yang telah menggapai tahapan makrifat, Abû Al-Hasan Al-Syâdzilî berkata, “Sebiji atom amalan-amalan hati sama nilainya dengan amalan-amalan lahiriyah (anggota tubuh) sebesar gunung.”

Berbeda halnya dengan zikir hati, yaitu berzikir dengan mengkonsentrasikan diri pada suatu makna (di dalam hati) yang tidak tersusun dari rangkaian huruf dan suara. Karenanya, seorang yang sedang berzikir jenis ini tidak akan terganggu oleh apa pun juga. Berzikirlah mengingat Allah dengan hatimu tanpa bersuara Tanpa diketahui oleh orang lain dan tanpa ada lafal dan ucapan yang dikeluarkan Zikir jenis ini adalah cara berzikir yang paling utama Jenis zikir ini banyak diamalkan oleh pNaqsyabandiyyah lebih memilih zikir hati. Juga karena hati meripakan tempat pengawasan Allah, tempat bersemayamnya iman, tempat bersumbernya rahasia, dan tempat bertenggernya cahaya. Hati yang baik akan mengakibatkan jasad seluruhnya menjadi baik. Begitu juga hati yang buruk akan berdampak menjadikan jasad menjadi buruk. Ini seperti yang telah dipaparkan oleh Rasulullah Saw.. Karenanya, seorang hamba tidak dikatakan mukmin, jika hatinya tidak terpaut pada apa yang harus diimaninya. Begitu pula ibadah yang menjadi tujuan tidak akan sah jika tidak menyertainya dengan niat (di dalam hatinya).

Para imam sepakat bahwa semua pekerjaan yang dilakukan oleh anggota tubuh tidak akan diterima kecuali dengan peranan hati. Hati sendiri dapat berperan (mampu berjalan sendiri) tanpa dituntun oleh anggota tubuh lainnya. Jika hati sudah tidak berperan lagi, maka keimanan seseorang tidak akan diterima. Ini disebabkan karena iman merupakan sikap pembenaran apa yang diimani oleh hatinya dengan tulus. Allah Swt. berfirman, Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka (QS Al-Mujâdilah [58]: 22). Dan firman-Nya, Mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa (QS Al-Hujurât [49]: 3). Firman-Nya pula, Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu (QS Al-A‘râf [7]: 20). Yakni, berzikir di dalam hatimu. Ini berdasarkan firman Allah, Dan mereka mengatakan pada diri mereka sendiri, “Mengapa Allah tiada menyiksa kita disebabkan apa yang kita katakan itu?” (QS Al-Mujâdilah [58]: 8). Allah Swt. berfirman pula, Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut (QS Al-A‘râf [7]: 55). Dari ‘Âisyah r.a., beliau berkata bahwa Nabi Saw. pernah bersabda, “Zikir (dengan tak bersuara) lebih unggul daripada zikir (dengan bersuara) selisih tujuh puluh kali lipat.

Jika tiba saatnya hari kiamat, maka Allah akan mengembalikan semua perhitungan amal makhluk-makhluk-Nya sesuai amalnya. Para malaikat pencatat amal datang dengan membawa tulisan-tulisan mereka. Allah berkata pada mereka, ‘Lihatlah apakah ada amalan yang masih tersisa pada hamba-Ku ini?’ Para malaikat itu menjawab, ‘Kami tidak meninggalkan sedikit pun amalan yang kami ketahui kecuali kami mencatat dan menulisnya.’ Allah lalu berkata lagi (pada hamba-Nya itu), ‘Kamu mempenyuai amal kebaikan yang hanya Aku yang mengetahuinya. Aku akan membalas amal kebaikanmu itu. Kebaikanmu itu berupa zikir dengan sembunyi (tak bersuara).” (HR Al-Baihaqî). Dalam beberapa kitab yang memuat kompilasi hadis sahih, Nabi Saw bersabda, “Allah Swt berfirman, ‘Aku ini (bertindak) sesuai dengan prasangka hamba-Ku pada-Ku. Aku selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku. Apabila ia mengingat-Ku di dalam hatinya, maka Aku pun menyebutnya sendiri. Jika dia mengingat-Ku di tengah-tengah orang banyak, maka Aku akan menyebutnya di tengah-tengah orang banyak yang lebih mulia daripada orang banyak saat ia mengingat-Ku.” (HR Al-Bukhârî dan ahli hadis lainnya). Abû ‘Awânah dan Ibnu Hibbân meriwayatkan dalam masing-masing kitab kumpulan hadis sahih mereka, juga Al-Baihaqî sebuah hadis berikut, “Sebaik-baik zikir adalah zikir dengan samar (khafî) dan sebaik-baik rezeki adalah rezeki yang mencukupi.”

Nabi Saw. juga bersabda, “Zikir yang tidak terdengar oleh malaikat pencacat amal (maksudnya zikir khafî) mengungguli atas zikir yang dapat didengar oleh mereka (zikir jahrî) sebanyak tujuh puluh kali lipat.” (HR al-Baihaqi). Menurut ulama yang mentakhrij hadis tersebut, hadis itu dinilai sebagai hadis hasan li ghairihi. Hadis-hadis lainnya yang berbicara tentang keutamaan zikir khafî masih banyak sekali. Sebagian orang yang telah mencapai tahapan makrifat mengatakan, “Berzikir dengan hati adalah pedangnya orang-orang yang meniti jalan ruhani. Dengan zikir itu, mereka bisa membunuh habis musuh-musuh mereka dan menjadi tameng dari bahaya-bahya yang merongrong mereka. Karena bahaya (musibah) yang datang pada seorang hamba lalu hatinya kaget terperanjat dan langsung mengingat Allah, maka itu akan mencegahnya dari segala sesuatu yang tidak diinginkannya.” Orang-orang yang telah makrifat ini juga berkata, “Siapa saja yang diinginkan baik oleh Allah, maka akan dibukakan penutup hatinya dan ditanamkan keyakinan di dalamnya.”

Syaikh Abû Sa‘îd Al-Kharrâz berkata, “Jika Allah ingin menjadikan seorang hamba sebagai kekasih-Nya, maka Dia akan membukakan pintu mengingat-Nya. Jika hamba tersebut sudah merasa kelezatan dalam mengingat-Nya, maka Dia akan membukakan pintu keakrakaban-Nya lalu diangkatlah hamba itu ke tempat yang serba nikmat dan senang gembira. Setelah itu, Dia akan mendudukkan hamba tersebut di atas kursi tauhid. Kemudian disingkapkan tirai yang menutupi-Nya. Hamba itu lalu dimasukkan ke suatu ruangan khusus tersendiri. Di sanalah, ia akan bisa melihat kebesaran dan keagungan-Nya. Ketika pandangannya tertuju pada kebesaran dan keagungan-Nya, maka dia sudah tidak merasa lagi sebagai makhluk. Karena saat itu ia telah menjadi masa yang fana. Lalu dia pun selalu berada dalam lindungan-Nya dan merasa terbebas dari berbagai pengakuan-pengakuan dirinya.” Khâlid bin Ma‘dan berkata, “Seorang hamba pasti mempunyai dua mata di mukanya yang digunakan untuk melihat fenomena dunia. Selain itu, ia juga memiliki dua mata lagi yang terletak di dalam hatinya yang digunakan untuk melihat fenomena akhirat. Ketika Allah menginginkan hamba tersebut menjadi orang yang baik, maka Dia akan membukakan kedua mata hamba itu yang ada di dalam hatinya.

Dengan demikian, kedua mata hatinya itu mampu melihat rahasia-rahasia kegaiban yang dijanjikan Allah. Lalu ketika Allah menginginkan hamba-Nya pada hal yang sebaliknya (bukan kebaikan), maka Allah tidak memperdulikan apa yang ada di dalam hatinya.” Ahmad bin Hadhrawaih juga berkata, “Hati adalah wadah. Jika wadah itu penuh dengan kebajikan, maka cahaya-cahaya kebajikan (yang ada di dalamnya) akan keluar menyinari anggota-anggota tubuhnya. Jika wadah itu penuh dengan kebatilan, maka kegelapan yang ada di dalamnya akan bertambah ketika sampai pada anggota tubuhnya.” Dzu Al-Nûn Al-Misrî berkata, “Satu jam dengan hati yang baik lebih utama daripada ibadah seluruh manusia dan jin. Jika malaikat saja tidak masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat gambar atau patung, maka bagaimana para pembawa kebajikan itu mau masuk pada seseorang yang di dalam hatinya dipenuhi dengan sesuatu selain Allah?!” Seorang agung yang telah menggapai tahapan makrifat, Abû Al-Hasan Al-Syâdzilî berkata, “Sebiji atom amalan-amalan hati sama nilainya dengan amalan-amalan lahiriyah (anggota tubuh) sebesar gunung

Sumber: Pondok Habib dan Syafi'i
Continue Reading
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. TASBIH KAYU KAROMAH DAN BERTUAH - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger